Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Prakiraan Cuaca BMKG, Viral Maba Universitas Brawijaya Pingsan

Tak Berkategori

TEMPO.CO, Jakarta – Top 3 Tekno Berita Hari Ini dimulai dari topik tentang Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memantau adanya peningkatan kecepatan angin permukaan lebih dari 25 knot di Laut Cina Selatan, Laut Andaman, Samudera Hindia selatan Jawa hingga barat daya Sumatera. Hal itu mampu meningkatkan ketinggian gelombang di wilayah perairan sekitarnya.

Berita populer selanjutnya tentang belasan ribu mahasiswa baru Universitas Brawijaya atau UB mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2023 mulai 14-16 Agustus 2023. Saat pelaksanaan hari pertama, dilaporkan ada puluhan maba yang pingsan. Hal itu juga sempat menjadi perbincangan di media sosial.

Selain itu, saat ini Jakarta tengah dalam sorotan karena kondisi polusi udara yang tidak sehat. Bahkan, Jokowi mengusulkan pemberlakuan work from home (WFH) seperti di masa pandemi Covid-19 untuk menekan tingkat polusi tersebut.

1. Prakiraan Cuaca BMKG: Angin Kencang di NTT, Hujan di Berbagai Daerah

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memantau adanya peningkatan kecepatan angin permukaan lebih dari 25 knot di Laut Cina Selatan, Laut Andaman, Samudera Hindia selatan Jawa hingga barat daya Sumatera. Hal itu mampu meningkatkan ketinggian gelombang di wilayah perairan sekitarnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Pekanbaru, Padang dan Medan. Hujan intensitas ringan di Banda Aceh, Denpasar, Tanjung Pinang, Manokwari dan Manado. “Ibu kota provinsi yang perkirakan diselimuti asap di Banjarmasin,” demikian kutip dari BMKG, Rabu, 16 Agustus 2023.

Suhu udara berkisar antara 18-34 derajat Celcius dengan suhu terendah di Bandung. Sedangkan suhu tertinggi di Serang, Semarang, Pontianak, Banjarmasin, Palangkaraya, Bandar Lampung dan Manado.

Prakiraan berbasis dampak hujan lebat dengan status siaga di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Utara, Papua Barat dan Papua. Wilayah yang berpotensi angin kencang di Nusa Tenggara Timur.   

2. PKKMB Universitas Brawijaya: Viral Maba Pingsan, Tugas Esai Didaftarkan Rekor MURI

Belasan ribu mahasiswa baru Universitas Brawijaya atau UB mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2023 mulai 14-16 Agustus 2023. Saat pelaksanaan hari pertama, dilaporkan ada puluhan maba yang pingsan. Hal itu juga sempat menjadi perbincangan di media sosial.

Iklan

Ketua Pelaksana Raja Brawijaya 2023 Pugoh Ananta Putra membenarkan ada sejumlah maba yang tumbang saat pelaksanaan hari pertama pada Ahad, 13 Agustus lalu.

“Ada sekitar 30 mahasiswa baru yang tumbang di hari pertama karena berbagai hal, diantaranya belum sarapan, ada penyakit bawaan (komorbid), dan dalam masa pemulihan usai operasi,” kata Pugoh, Senin, 14 Agustus 2023.

Untuk mengantisipasi adanya peserta PKKMB sakit, pihaknya mengerahkan sedikitnya enam mobil ambulans dan posko kesehatan di 11 titik sekitar kampus. “Kami akan terus melakukan evaluasi demi perbaikan pelaksanaan PKKMB ke depan,” kata Pugoh.

3. Cara Mengukur Polusi Udara, WFH di Jakarta Kembali Diberlakukan?

Saat ini Jakarta tengah dalam sorotan karena kondisi polusi udara yang tidak sehat. Bahkan, Jokowi mengusulkan pemberlakuan work from home (WFH) seperti di masa pandemi Covid-19 untuk menekan tingkat polusi tersebut.

Pemerintah tidak memiliki wewenang untuk menetapkan sektor swasta memberlakukan kebijakan ini, maka harapannya hanya pada keputusan yang diambil masing-masing perusahaan. Lembaga swasta akan memutuskan sendiri untuk karyawan yang WFH atau tidak.

Kualitas udara di Jakarta sedang masuk dalam kategori tidak sehat dengan tingkat polusi PM2.5 | 71.1 µg/m³. Yang menunjukkan Jakarta sebagai kota dengan polusi udara tertinggi kedua setelah Kuwait. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/Losergeek.orgdotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *