Kami Siap Kuliti Isi Pikirannya!

Tak Berkategori

Senin, 21 Agustus 2023 – 15:09 WIB

Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menantang Prabowo Subianto , Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang digadang-gadang sebagai bakal calon presiden (capres) 2024 untuk kampanye di kampus UI. 

Baca Juga :

Ganjar Melesat Versi Litbang Kompas, Hasto: PDIP Makin Optimis Rebound

Tantangan itu disampaikan Ketua BEM UI, Melki Sedek Huang menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperbolehkan kampanye di institusi pendidikan asal tidak membawa atribut kampanye. 

“Jika memang punya nyali, BEM UI mengundang semua calon presiden atau bakal calon presiden untuk hadir ke UI karena kami siap untuk menguliti semua isi pikiran kalian. Kami siap menyampaikan aspirasi kami dan mendebat seluruh argumen kalian jika perlu,” ucap Melki dalam keterangan tertulis, Senin, 21 Agustus 2023.

Baca Juga :

Kecam Deklarasi Relawan Prabu, Eks Sekjen PRD: Budiman Cuci Dosa Sejarah Prabowo

Kampus Universitas Indonesia

Kampus Universitas Indonesia

Melki mengatakan banyak kampanye yang saat ini membosankan. Sebab, kampanye yang dilakukan minim substansi dan hanya berisi lip service semata. 

Baca Juga :

PKS Setuju Dengan Demokrat Desak Anies Baswedan Segera Deklarasi Cawapres

“Kami tak mau masa depan bangsa ini digantungkan pada calon pemimpin yang hanya berfokus pada kampanye, pencitraan, dan lip service tak bermutu. Kami butuh pemimpin yang cerdas dan berpihak untuk rakyat,” ungkapnya. 

“Tapi celah kebolehan mengundang para calon pemimpin ke kampus ini harus dimanfaatkan. Sudah saatnya setiap kampus kembali ke marwahnya sebagai tempat pencarian kebenaran guna sebesar-besarnya kemaslahatan bangsa. Tiap calon pemimpin harus diuji kapasitas dan substansinya di dalam kampus secara serius daripada sekadar jualan pencitraan dan kampanye tak bermutu,” sambung Melki.

Halaman Selanjutnya

Sebelumnya diberitakan, Mahkamah Konstitusi (MK) merevisi penjelasan Pasal 280 ayat 1 huruf h UU Pemilu terkait larangan kampanye di tempat ibadah dan fasilitas pemerintah. Pemohon dalam gugatan itu diajukan warga bernama Handrey Mantiri dan anggota DPRD DKI Jakarta, Yenny Ong.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *