Hidup Astronot Dalam Bahaya

Tak Berkategori

Senin, 21 Agustus 2023 – 10:01 WIB

VIVA Tekno – Ruangan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mengandung lebih banyak partikel kimia berbahaya dibandingkan dengan nilai median di Bumi, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Science and Technology Letters.

Baca Juga :

Momen Mengharukan saat Astronot UAE Video Call dengan Putranya dari Luar Angkasa

Penemuan menjelaskan jenis dan jumlah ‘Kontaminan Organik Persisten’ yang ditemukan dalam sampel debu yang diambil dari ISS, menyoroti potensi yang membawa kontaminan tersebut ke atas permukaan rendah Bumi.

Studi tersebut mengatakan bahwa udara ISS mengandung tingkat senyawa tahan api yang lebih tinggi dari rata-rata seperti polybrominated diphenyl ethers (PBDEs), novel brominated flame retardant (NBFR), dan hexabromocyclododecane (HBCDD). 

Baca Juga :

Potret Mengerikan Kebakaran Hawaii dari Jepretan Satelit NASA

Tingkat yang lebih tinggi dari hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH), merupakan unsur kimia yang dilepaskan oleh pembakaran bahan bakar hidrokarbon, juga terdeteksi di sana menurut situs Tech Spot, Senin, 21 Agustus 2023.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa debu ISS tercemar dengan polychlorinated biphenyls (PCBs), yakni senyawa kimia yang sangat karsinogenik, dilarang di AS oleh Toxic Substances Control Act tahun 1976. 

Baca Juga :

China Awasi Australia dari Luar Angkasa

PFAS, PFOA, dan produk kimia lainnya juga ditemukan dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan nilai median yang terdeteksi di rumah AS dan banyak negara Eropa.

Para crew astronot Apollo 7

Para crew astronot Apollo 7

Halaman Selanjutnya

Bagaimana senyawa kimia berbahaya ini sampai ke ISS? Stuart Harrad, profesor Kimia Lingkungan di University of Birmingham dan salah satu penulis studi tersebut, memberikan beberapa penjelasan potensial. 

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *