Tren Resign Setelah Lebaran Ini Penyebabnya dan Cara Menghadapinya – Fintechnesia.com

FinTechnesia.com | Di Indonesia, banyak karyawan mengundurkan diri setelah Idul Fitri. Bagi mereka, masa setelah Lebarani saat yang tepat dan menguntungkan untuk mengajukan resign dibanding waktu lain.

Meskipun tidak ada larangan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan setelah Lebaran, hal ini jamak dan lumrah terjadi di dunia kerja.  Ada beberapa alasan kenapa banyak karyawan mengajukan pengunduran diri kerja setelah Lebaran.

1.     Menunggu Tunjangan Hari Raya (THR)

Hal ini agar mereka ‘aman’ secara finansial. THR akan digunakan sebagai dana tambahan sampai menemukan pekerjaan baru atau sebagai modal usaha. Biasanya mereka akan mengajukan resign ketika masuk kerja pertama kali pasca Lebaran.  

2.     Banyaknya Kesempatan Baru Terbuka

Ketika banyak karyawan mengajukan resign setelah lebaran maka membuat banyak posisi kerja kosong. Sebagian besar perusahaan cenderung juga membuka lowongan pekerjaan setelah Lebaran.

3.     Mencari Tantangan Karier Baru

Alasan ini juga seringkali terlontar dari karyawan yang mengundurkan diri dari pekerjaan setelah Lebaran. Mereka ingin berkembang di tempat lain dan mencari tantangan karier yang baru. Kadangkala mereka berusaha mencari pekerjaan baru yang berbeda dengan profesi sebelumnya karena ingin meningkatkan skill

Selain ketiga alasan tersebut, para pencari kerja mengajukan resign karena ingin bekerja di kampung. Juga merasa kurang diapresiasi oleh perusahaan, semakin banyak pilihan lowongan kerja baru, menyesuaikan dengan kapasitas diri, atau lingkungan kerja yang tidak kondusif.

Baca juga: Sudah Betah WFH, Sepertiga Karyawan Akan Resign Jika Harus Full Ngantor

Selain itu, aktivitas perekrutan tenaga kerja pada semester pertama 2024 akan cenderung lebih aktif dibanding tahun sebelumnya. Sehingga menjadi saat yang tepat bagi para pencari kerja untuk berburu lowongan baru.  

Baca Juga  Google Resmi Memperkenalkan Gemini Advanced, Babak Baru Era Gemini  - Fintechnesia.com

Tren ini menunjukkan potensi peningkatan pergantian karyawan yang juga biasanya pasca Lebaran. Salah satu kiat jitu dalam menghadapi tren resign pasca Lebaran adalah perusahaan tetap fokus pada strategi retensi dan kompensasi yang kompetitif untuk menjaga kestabilan tenaga kerja. 

Untuk layanan pencarian kerja, kini semakin banyak tersedia secara online. Salah satu layanan pencarian yang tepat adalah JobStreet Express, bagian dari Jobstreet by SEEK, teknologi pencarian kerja di Indonesia. JobStreet Express menawarkan kemudahan dan kecepatan pencarian karyawan semi terampil melalui platform atau aplikasi yang dapat diakses secara gratis.

“Hingga triwulan pertama 2024 ini, JobStreet Express telah memiliki lebih dari 19.000 iklan lowongan kerja semi terampil yang aktif,” tulis JobStreet belum lama ini. Tercatat lebih dari 1 juta kandidat telah melakukan pencarian kerja dalam platform. (jun)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *